Alam hatiku

Angin yang dingin menerpa wajahku
Lembut dan basah, Sejuk
Mendinginkan hati yang terluka
Yaa..
Luka akibat cinta

Matahari tak mampu lagi tersenyum
Seolah ada yang menghalangi
Sesuatu yang yang hitam dan kadang membuatku takut
Takut akan gelap dan sendiri

Awan terlihat murung
Sambil berteriak keras ke semua arah
Teriakan yang menyakitkan, memilukan
Seakan ia ingin menumpahkan segala sesal
Sesal yang tercipta karena asa

Hujan terdengar marah
Kemarahan yang meledak-ledak
Mengantarkan kabar buruk dari langit
Ia tak suka padaku
Jemarinya menghempaskan tubuhku dengan kerasnya
Tetapi bukan tulangku yang remuk
Hatiku…

Bumi bergetar dalam diam
Mengisyaratkan suatu bentuk kemurkaan
Entah apa yang telah aku lakukan
Sampai hati bumi berbuat demikian

Malam pun datang tanpa kumengerti
Membawa pesan damai hingga membuatku terbuai

Dalam kelam Rembulan menyapaku dengan lembut
Membuat aku sedikit terhibur
Ia rangkul jiwaku sembari mendekap tubuhku
Dibawanya aku kesebuah dunia
Dimana tak kutemui secuil derita
Apakah ini cinta?

Kulepaskan pandanganku kebelakang
Kulihat bintang tersenyum
Terangnya melambaikan sebuah ketiadaan
Seakan memberiku ucapan selamat jalan

Lalu,

Kurasakan getir nadiku mengembang
Kuraba jantungku yang telah diam
Aku terbang…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: