Firasat

17 April 2008
08:58

Pagi ini terasa begitu dingin, sepi
Tak kulihat burung-burung bernyanyi
Yang setiap pagi mengantarkanku ke alam mimpi
Membawaku ke dunia penuh imajinasi
Dengan sejuta fantasi
Yang membuatku melayang tinggi
Perasaanku sungguh senang tak terperi

Tapi tidak pada hari ini
Hatiku hampa seolah tak bertepi
Yang membuatku semakin tak mengerti
Apa arti dari semua ini

Ku buka jendela dengan perasaan yang tak biasa
Penuh dengan keanehan yang tak kuduga sebelumnya
Apakah ini luka?
Ataukan hanya sekedar pengikisan asa?
Atau semacam duka pengiris jiwa?

Semilir angin membelai wajahku dengan lembut
Terasa sejuk, tapi membuatku takut
Akan sesuatu yang tak dapat kusebut
Aku tak ingin jiwaku hanyut
Di dalam dinginnya tubuh sang kabut

Saat ini aku merasa gemetar
Walaupun mentari tak berhenti bersinar
Rasanya ingin sekali aku bersandar
Agar tubuhku tidak hangus terbakar

Mungkin hari ini aku akan pergi
Meninggalkan semua yang kusayangi
Menuju suatu tempat yang hakiki
Untuk bertemu Ilahi Rabbi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: