Terang

Bulan pecah, malaikat bertaburan. Akhirnya hari ini, oh tidak, malam ini tepatnya pukul 19:59, via Whatsapp, apa yang selama ini menyimpan misteri, yang sejauh ini dinanti-nanti, tiba-tiba mendadak jelas. Sejelas langit-langit ketika berbaring di atas kasur. Semuanya kini terang, meski sudah sangat usang. Betapa tidak, hampir setahun lamanya. Menunggu, dan terus menanti. Ada gengsi bermain di dalamnya. Ada sunyi yang melompat-lompat kegirangan. Ada harapan, tergeletak di ranjang. Megap-megap tapi masih hidup. Sekarang lampu dinyalakan, dan akhirnya harapan mati. Meski ia coba membangunkan. Percuma. Jika untuk mencintai yang lain. Hahahahahaha…